Tulisanku – Ibadah haji merupakan sebuah ritual keagamaan yang tidak hanya sekedar menguras fisik, namun juga mental. Sehingga sudah sepantasnya untuk tetap menjaga kesehatan, termasuk usai pulang dari tanah suci.
Apalagi mengingat ada perbedaan signifikan dan cenderung ekstrim antara iklim di Indonesia dan Arab. Hal ini sering menimbulkan risiko gangguan kesehatan, termasuk faktor lain seperti perjalanan panjang dan kegiatan lain yang menyita stamina.
Berikut ini adalah beberapa tips penting yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan setelah melaksanakan ibadah haji:
1. Tidur yang Cukup

Menurut penjelasan dari hellosehat.com, manfaat tidur atau istirahat setelah berhaji itu sangat bagus untuk memulihkan tenaga dan menjaga ketahanan tubuh. Selain itu ada tujuan lain yakni melindungi diri dari serangan penyakit setelah melaksanakan sejumlah rangkaian ibadah.
2. Periksa Kesehatan

Segera lakukan pemeriksaan kesehatan di klinik, puskesmas, atau fasilitas kesehatan lain usai pulang dari tanah suci. Laman sehatnegeriku.kemkes.go.id menegaskan, tujuan terpenting dari tindakan ini adalah sebagai deteksi dini atas risiko penyakit menular.
Biasanya pemeriksaan tersebut berlangsung hingga 2 pekan usai kepulangan. Selain itu apabila merasa demam atau gejala sakit lainnya, lakukan secepatnya dan jangan menunda.
Baca juga: Manfaat Teknologi Digital dan Internet Bagi Kemajuan Pengetahuan Agama Islam
Baca juga: 5 Cara Bijak Mengajak Anak Rajin Salat dan Mencintai Allah
3. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi
Situs sarjito.co.id menyebutkan, ada beberapa jenis nutrisi penting yang wajib terpenuhi setelah tiba di rumah dari pelaksanaan ibadah haji. Khususnya yang yang mengandung serat tinggi dan gampang dicerna. Seperti kacang-kacangan, ikan, daging, telur, sayur, dan buah-buahan.
4. Mencukupi Kebutuhan Cairan
Laman news.detik.com mengungkapkan, para jamaah haji pasti akan mengalami dehidrasi dan kelelahan usai tiba di tanah air. Adapun cara sederhana untuk menanggulangi masalah tersebut, yakni dengan rajin minum air putih agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
5. Menghindari Kafein
Selain faktor cuaca dan kurang minum, kafein bisa menjadi penyebab dehidrasi sehingga wajib dihindari. Menurut penjelasan dari alodokter.com, tak hanya kopi saja yang punya kandungan kafein tinggi, namun juga minuman berenergi.
Mengonsumsi kedua jenis minuman tersebut dapat menimbulkan rangsangan tinggi bagi tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Hal ini juga berlaku pada minuman coklat dan teh, kendati kandungan kafeinnya tergolong rendah.
Baca juga: Cara Menghormati dan Membahagiakan Orang Tua Sesuai Tuntunan Islam
Baca juga: 5 Cara Mudah dan Tepat Belajar Membaca Al Qur’an
6. Melakukan Olahraga Ringan
Melalui tempo.co Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) menyebutkan, olahraga ringan itu sangat bagus untuk memulihkan kebugaran fisik. Khususnya setelah melaksanakan serangkaian ibadah haji yang begitu panjang.
Pilihan terbaiknya antara lain jalan kaki dan bersepeda karena karena gerakannya tidak terlalu menguras tenaga. Lakukan pada bidang atau jalan mendatar dan hindari yang memiliki banyak tanjakan, terutama bagi yang punya riwayat penyakit jantung dan paru-paru.
7. Memperhatikan Kondisi Psikologis
Tidak hanya fisik, kesehatan psikologis juga harus memperoleh perhatian serius. Laman rsjw.id menerangkan setiap jamaah haji harus punya pikiran yang mantap. Ikhlaskan diri bahwa ibadah haji yang telah dilakukan kemarin itu bukan bertujuan untuk memperoleh gelar haji semata.
Hindari segala pikiran yang berbau negatif dan mantapkan hati dengan memperbanyak dzikir serta doa. Sehingga pikiran tetap tenang dan tidak mudah mengalami tekanan jiwa atau stres akibat mengalami perbedaan lingkungan, budaya, dan sebagainya.
Kumpulan tips di atas menjadi pilihan terbaik untuk memulihkan dan menjaga kesehatan fisik maupun mental usai menjalankan ibadah haji di tanah suci. Semoga dapat kembali melakukan aktivitas harian seperti biasa dan menjadi haji yang mabrur. Aamiin. (J-207)



Tinggalkan Balasan