5. Asana

Melalui Asana, tim kerja dapat melaksanakan pelacakan tugas, menentukan tenggat waktu, dan mengecek progres pekerjaan. Semua kegiatan ini berjalan melalui fitur board, timeline, hingga kalender. Lebih dari itu, alat kolaborasi ini juga menawarkan fitur berbagi data, bikin komentar, dan merampungkan tugas secara bersama-sama. Sistem integrasinya tergolong lengkap mulai dari Google Drive, Slack, dan Dropbox.
Baca juga: Pengertian NFC dan Manfaatnya Bagi Penggunaan Smartphone
Baca juga: Inilah Manfaat Besar Google Authenticator
6. ClickUp

Berikutnya ada ClicUp yang memadukan kolaborasi dan manajemen proyek pada satu tempat. Selain manajemen tugas dan time tracking, alat kolaborasi ini memiliki sistem integrasi yang terhubung dengan dokumen dan chat internal. Sehingga bisa memberi kemudahan untuk saling komunikasi, memberi komentar, berbagi data, dan melacak progres kerja secara langsung. Satu hal lagi yang lebih menarik, harga langganannya tidak terlalu mahal.
7. Notion

Hadir sebagai alat kolaborasi yang memadukan manajemen proyek, database, dan catatan pada satu platform, Notion dapat membantu tim kerja untuk bikin workspace secara memadai. Fitur dan template yang tersedia sangat lengkap mulai dari catatan, dokumen, daftar tugas kerja, dan masih banyak lagi. Semua bisa mengasih kemudahan untuk melaksanakan bermacam-macam tugas secara terorganisir karena telah terintegrasi lain seperti Google Drive dan Slack.
Baca juga: Pengertian dan Alasan Orang Suka Memilih Laptop Mobile Workstation
Baca juga: 5 Cara Mengurangi Risiko dan Bahaya Radiasi Elektronik di Rumah
Dengan adanya beragam alat kolaborasi sebagaimana ulasan di atas, kalian punya pilihan lebih banyak untuk bekerja bersama-sama dalam satu tim. Jadi tidak harus pakai Google Workspace, apalagi masing-masing punya kelebihan berbeda-beda sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan dan kondisi. (J-181)



Tinggalkan Balasan