Waktu baca : +/- 3 menit

Memandikan bayi merupakan salah satu tugas orang tua, terutama bagi ibu-ibu yang baru saja melahirkan. Ketika usianya masih di bawah 2 bulan, kegiatan memandikan bayi cukup satu kali saja sehari, karena masih dalam proses adaptasi pada suhu lingkungan baru. Waktunya boleh pagi maupun sore hari. Kemudian sesudah usianya mencapai 3 bulan, boleh menjadi dua kali sehari.

Khusus untuk bayi yang usianya di bawah 2 bulan atau sedang masuk angin, karena mandinya hanya sekali sehari saja, mungkin dapat menimbulkan rasa kurang nyaman. Untuk itu orang tua harus rajin mengelap tubuhnya menggunakan waslap yang sudah dibasahi dengan air hangat. Terutama di bagian yang mudah mengeluarkan keringat.

Adakalanya saat terkena sentuhan air, bayi mudah rewel dan menangis, bahkan tidak jarang kena masuk angin. Penyebabnya antara lain adalah karena pemilihan waktunya yang kurang tepat dan buah hati merasa kedinginan.

Baca juga :Bunda, Lakukan Langkah Ini Agar Buah Hati Suka Membaca Al Qur’an

Pemilihan waktu yang tepat

Sebenarnya ibu boleh memandikan bayi kapan saja, baik pagi maupun sore hari. Tapi usahakan agar kegiatan ini tidak dilakukan saat bayi baru bangun dari tidur. Demikian pula ketika sedang mengantuk, terlihat lelah atau lapar, sebaiknya jangan dimandikan. Hal ini juga berlaku bagi bayi yang baru saja mendapatkan asupan susu atau ASI dan perutnya sedang kenyang usai makan.

Selain itu rentang waktu terbaik untuk memandikan bayi pada pagi hari adalah antara pukul 6 hingga pukul 8 atau sesudah berjemur. Di jam-jam tersebut, suhu udara sudah mulai hangat tidak dingin lagi.

Sedangkan untuk sore hari, waktu terbaiknya antara pukul 4 hingga pukul 5. Pada saat itu buah hati sudah cukup lama bangun dari tidur siang. Selain itu mempunyai rentang waktu yang tidak terlalu dekat dengan jadwal makan malam dan tidur kembali.

Pada sisi yang lain, ibu juga dapat menyesuaikan menurut cuaca dan suhu udara yang terjadi pada hari itu. Misalnya ketika musim dingin, kemungkinan besar si kecil juga mudah merasa kedinginan. Jadi sebaiknya kegiatan mandi pagi mundur menjadi jam 9 atau 10. Sedangkan untuk sore hari, jadwalnya harus maju.

Sebaliknya saat musim kemarau, bayi menjadi cepat berkeringat dan merasa nyaman terkena sentuhan air. Jadi orang tua bisa memandikannya lebih pagi dan menjadi sedikit mundur untuk sore hari agar tidak merasa gerah saat mau tidur.

Satu hal lagi yang tidak boleh terlupakan, memandikan bayi baik pada musim hujan atau musim panas harus selalu menggunakan air hangat. Apalagi jika usianya belum mencapai 3 tahun. Air dingin membuat anak kecil mudah masuk angin khususnya flu dan pilek.

Selanjutnya agar rutinitas ini dapat terus berjalan dan jadi kebiasaan, orang tua harus dapat mengatur jadwal sebaik mungkin penuh kedisiplinan. Misalnya mengatur waktu menyusui, memberi makan, mengajak bermain, menidurkan dan seterusnya. Sehingga pada akhirnya nanti, buah hati juga ikut terbiasa mengikuti ritme tersebut.  (J-011)